POLITIK

Inisiator RPR Desak Bawaslu Katakan Pemilu 2019 Curang

Jakarta – Ratusan massa yang tergabung dalam Komando Barisan Rakyat Kawal Pemilu Curang kembali mendatangi kantor Badan Pengawas Pemilihan Umum ( Bawaslu), di Jalan.M.H.Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (30/4/2019).

Dalam aksi damai massa Komando Barisan Rakyat Kawal Pemilu Curang, menduga ada nya praktek curang dalam pesta demokrasi nasional yang berlangsung pada 17 April 2019 lalu.

Inisiator Rumah Perjuangan Rakyat Andrianto SIP dalam orasinya bahwa Bawaslu tidak boleh tutup mata dalam melihat dugaan kecurangan Pemilu 2019. Menurutnya, siapapun yang melakukan kecurangan harus tindak tegas sesuai peraturan perundang-undangan.

Bawaslu harus memproses semua pelanggaran dan kecurangan menyeluruh dan terbuka. Menghukum para pelaku dan pihak atau instansi yang terlibat,” ujar Andrianto.

Selain itu juga Andrianto mendesak Bawaslu harus berani menyatakan bahwa Pemilu 2019 penuh dengan kecurangan dan  merekomendasikan agar Ketua KPU Arief Budiman harus dipecat.
Menurut Andrianto, dia harus bertanggungjawab atas berlangsungnya Pemilu 2019 yang buruk ini.

Tak sampai di situ, Andrianto juga menyampaikan bahwa massa ingin Paslon, baik yang malalui tim pemenangannya, yang terlibat dalam kecurangan, harus didiskualifikasi.

Dan tak lupa juga Inisiator Rumah Perjuangan Rakyat, Andrianto menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya ratusan petugas Pemilu.
Kepada ribuan petugas Pemilu yang sakit, Andrianto meminta mereka sabar.

“Kami turut berduka cita yang mendalam atas ratusan korban meninggal dan ribuan yang dirawat akibat Pilpres ini. Serta meminta penyelidikan yang akurat agar tak terulang lagu di masa mendatang,” demikian Andrianto.

Leave a Response