INDEKS

Indonesia Muda Menolak Presiden Hasil Kecurangan.

Jakarta- Beberapa hari lalu Mahkamah Konstitusi ( MK ) telah memutuskan menolak semua gugatan yang diajukan oleh Tim Hukum Prabowo-Sandi dan hasil nya sama- sama kita ketahui upaya memenangkan paslon 01 Jokowi – Ma’ruf sangat nyata dan transparan oleh sebuah proses kecurangan yg Terstrutur, Sistematis, Masif (TSM).

Putusan MK kemarin semakin menegaskan brutal nya cara-cara pengamputasian demokrasi yang diinginkan rakyat, menurut Ketua BPN Indonesia Muda Steven Khmer dalam realesnya, Jakarta, Sabtu ( 29/06/2019).

Prabowo dan Sandi serta Partai Koalisi Adil Makmur kurang serius dalam memperjuangkan keinginan rakyat yg menginginkan perubahan, seperti adanya kompromi elit pasca hasil hitung suara KPU semakin menegaskan jika mereka hanya kumpulan elit yang sewaktu-waktu mengabaikan kehendak rakyat.

Oleh karena nya bagi kami bukan soal taat hukum atau konstitusi yg jadi soal, tapi cara dan pola nya yang penuh kecurangan itu lah kami tidak terima dan menolak tegas hasil putusan MK kemarin, semua nyata yang di hadapi Paslon 01 itu rakyat bukan Prabowo Sandi atau parpol koalisi tapi RAKYAT sekali Lagi RAKYAT, tambah Steven Khmer.

Cacat nya sistem pemilu sama-sama kita sudah ketahui sejak awal mulai dari KTP tercecer, DPT siluman dan orang gila boleh memilih, kotak suara kardus, pengerahan ASN serta aparat dalam mendulang suara bagi Paslon 01 adalah cara – cara tidak beradab dalam demokrasi, puluhan suara yg di wakil kan melalui proses demokrasi itu lenyap bak ditelan bumi.

Kami I2ndonesia Muda selaku relawan Prabowo – Sandi akan segera meng-konsolidasi Relawan pendukung Prabowo – Sandi pdalam waktu dekat dan akan segera menyatakan sikap bersama atas hasil demokrasi yang bagi kami selain tsm juga berdarah, dimana 700 korban mati petugas pemilu serta puluhan korban tewas akibat penembakan di Bawaslu 21-22 Mei yang lalu oleh aparat keamanan dan harus dipertanggung jawabkan.

Kami juga tidak mau mempunyai Presiden dari hasil kecurangan dan menolak hasil Pilpres 2019 dari praktek kotor penguasa, tutupnya.

Leave a Response